Kategori
Uncategorized

Tantangan Industri Komponen Otomotif, Sekarang Kian Tangguh dan Berkelanjutan

Negara berpenduduk besar, seperti Indonesia yang memiliki populasi lebih dari 260 juta jiwa, otomatis memiliki posisi sebagai pasar besar. Tidak mengherankan saat para produsen mengincarnya sebagai target pemasaran produk. Pasar besar ibarat magnet bagi produsen dan pemasar produk.

Produsen otomotif slot777 termasuk sebagai salah satu pihak yang selama ini menggarap pasar Indonesia. Saat ini sudah satu abad lebih sejak kendaraan bermotor pertama masuk ke Indonesia (waktu itu Hindia Belanda) pada 1894.

Indonesia yang awalnya yakni importir kendaraan bahkan perlahan menjadi tempat bertumbuh industri kendaraan bermotor. Ada upaya mengisi keperluan pasar dalam negeri melalui eksistensi pabrik-pabrik produsen kendaraan di Indonesia.

Kementerian Perindustrian mencatat, saat ini jumlah pabrikan kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia menempuh 19 perusahaan. Total kapasitas produksinya 2,35 juta unit per tahun dengan produksi pada 2019 menempuh 1,28 juta unit. Poin investasi yang ditanamkan hingga tahun 2019 menempuh Rp 93,22 triliun.

Sementara itu, jumlah pabrikan industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga di Indonesia menempuh 26 perusahaan. Total kapasitas produksinya menempuh 9,53 juta unit per tahun dengan produksi pada 2019 sebanyak 7,29 juta unit. Hingga tahun 2019, investasi senilai Rp 10,05 triliun sudah ditanamkan di industri ini.

Sementara itu, di industri lapis 1, 2, dan 3 terdapat 237 perusahaan yang tergabung dalam Gabungan Industri Alat-alat Beroda dan Motor. Dan, ada 128 perusahaan yang terhimpun dalam Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif.

Secara sempurna, industri otomotif di Indonesia meresap 1,5 juta orang lebih tenaga kerja. Mereka berkiprah di perakitan dan industri lapis 1, 2, dan 3. Kecuali itu juga di gerai penjualan, bengkel, atau tempat layanan penjualan serta suku cadang yang tersebar di sejumlah tempat.